Agenda pertama dibawakan oleh Herman Cahyadi membahas terkait pemenuhan data penyaluran Dana Desa (DD) dan BNBA. Ia menjelaskan mekanisme pemenuhan data melalui format yang dibagikan,stresing pointnya adalah data yang kita sajikan mesti berbasis Siskeudes jadi sebisa mungkin kawan-kawan TPP bisa mengakses data melalui aplikasi Siskeudes
Selanjutnya Muhammad Jabal Nur yang memaparkan tentang Progres pemeringkatan BUMDes. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya komitmen terhadap diri sendiri agar progres pemeringkatan dapat berjalan secara maksimal dan mampu menyelesaikan target dari waktu yang diberikan,selain itu ia juga mengingatkan TPP agar tetap mendampingi Bumdes yang masih belum memiliki Badan Hukum
Pada agenda ketiga, Asdar menyampaikan materi mengenai rembuk stunting dan perencanaan desa. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penanganan stunting. Melalui rembuk stunting, desa diharapkan mampu menyusun perencanaan yang lebih terarah, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Agenda berikutnya diisi oleh Muhammad Suyuti yang mengulas tentang pemanfaatan media sosial serta pendataan ID Desa dan SDGs. Ia menekankan bahwa media sosial dapat menjadi alat strategis dalam menyebarluaskan informasi program desa, sekaligus meningkatkan transparansi. Selain itu, pendataan berbasis SDGs Desa menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Korkab Mujadi menyampaikan materi mengenai evaluasi kinerja (Evkin) dan DRP. Ia mengingatkan pentingnya monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan rencana. DRP juga menjadi instrumen penting dalam mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan solusi yang tepat di lapangan.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Harapannya, hasil dari pertemuan ini dapat diimplementasikan secara optimal dalam kegiatan pendampingan di desa.

.png)
0 Komentar